Anekdot adalah sebuah teks yang berisi pengalaman seseorang yang mengesankan dengan tujuan menghibur orang lain. Menurut KBBI anekdot diartikan sebagai cerita singkat yang menarik, lucu dan mengesankan yang biasanya mengenai orang terkenal atau lembaga tertentu.
Kriteria anekdot yaitu: 1. lucu atau menarik, 2. mengandung pesan dan berkmakna, 3. tokoh/partisipannya orang terkenal
4. kejadiannya nyata/pernah terjadi.
Struktur Teks anekdot
Struktur anekdot bisa disingkat AOKREK, yaitu, abstrak, orientasi, krisis, reaksi, dan Koda. 1. Abstrak ialah bagian awal
anekdot yang berisi ringkasan cerita yanag akan dipaparkan pada tahap selanjutnya. 2. Orientasi ialah bagian pengenalan situasi,
pemaparan latar belakang terjadinya peristiwa. 3. Krisis ialah bagian yang mengungkapkan masalah unik yang diunculkan dalam
certita. 4. Reaksi ialah bagian cerita yang berisi bagaimana partisipan/pelaku menyelesaikan masalah itu. 5. Koda merupakan
bagian akhir cerita anekdot, bisa berupa kesimpulan, penentuan akhir partisipan, atau penggambaran kejadian/keadaan
di ujung cerita.
Kaidah kebahasaan anekdot
1. Menggunkan waktu lampau, misalnya ada kata-kata: kemarin, konon, suatu hari, sebermula, sejak dahulu kala dsb.
2. Menggunakan pertanyaan retorik, yaitu pertanyaan yang sudah jelas jawabnya, atau tidak perlu ada jawaban. Contoh, Mengapa hal ini mesti tejadi? , Bukankah demikian?, Menangiskah dia? Apakah hanya itu yang bisa kamu lakukan?
3. Menggunakan konjungsi,misalnya, ketika, walaupun, dan, dengan,setelah dsb.
4. menggunakan kata kerja/verba, misalnya, makan, naik, minum, membayar, dsb.
5. Menggunakan kalimat perintah/imperatif,misalnya: Baiklah, naiklah!, Mas, antar saya ke pasar, ya!
Abi S
Contoh Anekdot
ROKOK Dipagi hari,
Andi berjalan menuju halte, dimana orang-orang ingin mununggu bus untuk pergi ke tempat kerjanya. Setelah sampai di halte, dia bertanya kepada seorang buruh pabrik yang sedang menunggu Bus Kopaja sambil merokok. Lalu Andi memulai percakapan, “Haduh, tebal dan jorok sekali asap Bus Mayasari Bakti.” Lalu buruh pabrik itu merespon peryataan Andi, “Iya nih.. asap Kopaja juga tebal.” Lalu Andi membalas, “Bagaimana tanggapan anda jika melihat orang yang menyebabkan polusi lebih dari asap bus itu?” Buruh pabrik itu menjawab, “Hajar aja tuh orang.” Lalu Andi menghajar buruh pabrik itu. Setelah menghajar orang tersebut, Andi memberikan brosur kepada buruh itu. Lalu Andi berjalan tidak jauh dari halte itu, dan menemukan seseorang karyawan swasta yang sedang merokok dan sedang menunggu bis juga. Maka Andi memulai percakapan dengan orang tersebut, “Haduh, tebal sekali asap kendaraan di Jakarta ini, padahal kendaraan di Jakarta sudah diwajibkan melakukan uji emisi.” Lalu karawan swasta tersebut merespon, “Iya nih, pantas saja terjadi Global Warming .” Andi pun bertanya kembali kepada orang tersebut, “Bagaimana respon anda terhadap orang yang menyebabkan polusi lebih dari kendaraan?” Sang karyawan swasta pun menjawab, “Kalau penyebabnya pabrik, bakar aja. Kalau penyebabnya manusia tampar aja biar dia sadar.” Lalu Andi menampari orang tersebut, dan member brosur kepada orang tersebut. Rupanya brosur tersebut berisi: “ASAP ROKOK MENGANDUNG POLUTAN 10 KALI DARI MESIN DIESEL”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar